Kamis, 14 Juni 2012

dear pipi

Kenangan yang kau tanamkan di pikiran dan hatiku terlalu indah, tak mudah aku mencabutnya. . Malah setiap hari kupupuk dengan rindu yang berairmata . .
hem. . Rinduku ini sangat menyiksa, sebab ia tak sanggup untuk menjembatani jarak di antara kita. . Rinduku ini tidak indah, ia malah menciptakan airmata . .
Terkadang aku berpikir, mungkin ada baiknya kupendam saja rasa cinta ini sendiri, karena akan terasa menyakitkan bila ternyata kau tak mengharapkanku
dan waktu seperti enggan mempersatukan kita, di saat aku mulai mengerti bahwa engkaulah yang kubutuhkan. . Seseorang malah datang merebutmu dari genggamanku . .
mengenyahkanmu sama seperti mengenyahkan kebahagiaan dan hatiku sendiri . . Aku sudah tidak bisa berpaling, sudah tidak mau seseorang yang lain . .
Sebab aku akan selalu teguh memeluk cintaku, bersabar menantimu pulang. . Hingga dekapanmu itu terasa nyata untuk hapuskan segala kerinduan . .
Akulah pemaaf yang kau cari, meski telah kau sakiti, cintaku tetap ingin mengubahmu, aku masih terus menyimpan asa untuk menjadi 'cinta sejati' dalam hidupmu . . 
Semua yang ditenggelamkan akan mengapung kembali . . Jadi tak apa bila kau tenggelamkanku dalam sakit sekarang, nanti aku akan bangkit lagi untuk menjemputmu dalam kebahagiaan :) semoga saja keyakinanku ini dapat kukabulkan .. karena aku kuat ^^ amin . .

Jumat, 01 Juni 2012

30 mei 2012





fourland

hakz

apa yang kau banggakan dari dia ??
kamu belum tau semunya
sedangkan pada aku , kamu tau apa saja semuanya
sayang . . kesalahanmu saat ini tidak bisa aku bendung lagi
sungguh aku kecewa
hanya secuil bila kamu bandingkan aku dengannya
tapi satu yg boleh kamu lebihkan dari aku
“kamu dekat dengan aku , aku terbuka, tak sedikitpun hal yg luput dari kejujuranku yang telah kamu ketahui semua”
Sayang, aku merindukan kamu saat ini
aku ingin kamu tak lagi menyapanya
namun itu hanya kata-kata sampah bagmu
dibalik semua diammu, di dalam kata setiamu dan di pangkal janji manismu serta perhatianmu ..
kamu buruk menilaiku
kamu anggap remeh karma . .
kamu anggap tiada hukum cinta
“TERSERAH KAMU MAU BILANG APA”
pasti kata itu yg kini menumpuk di ujung pangkal lidahmu
kamu kira aku akan menyerah ?? menyerah dan berhenti mengejar kisah cintaku?
TIDAK AKAN !!
selama kamu berjalan bersama dia, hukum karma tetap berjalan
walau itu pelan, suatu saat nanti pasti datang
catatlah pada buku harianmu !! dengan huruf tebal dan besar
serta tanda petik yg jelas terpapar,
“AKU PASTI KEMBALI SUATU SAAT NANTI”