dia telah pergi membawa luka di hati ini, luka yang teramat perih . . airmata ini perlahan mengering dan yang tersisa hanyalah kenangan di hati . .
di setiap aku menuliskan puisi-puisi cinta di lembaran kertas, kutemukan kata "kamu" dengan manisnya menyempurnakan setiap puisi itu :')
Sang waktu telah ubah detik menjadi jam, jam menjadi tahun, tapi satu hal yang pasti . . dia tak bisa ubah kenangan kita menjadi tiada. . malah semakin teguh bertahta di hatiku . .
Kita ibarat pelangi dan hujan, saling melengkapi. . tapi tetap tidak bisa bersatu karena kau harus menetap di langit sementara aku jatuh memeluk bumi . .
Kenangan tentangmu mencabikku secara perlahan, membuatku tak mampu lagi tuk jalani hidup dengan senyuman
:'(
Merelakanmu pergi bagai menyembunyikan belati yang suatu saat dapat melukai ketika kenangan menyerbu kembali dalam kesendirian
Cinta itu kamu . . yang diam di hatiku, mendetakkan kebahagiaan dalam nadi, tanpa satu orangpun yang tau, yang mengerti, bahkan kamupun tidak



Tidak ada komentar:
Posting Komentar